Life

Ghaisan Bisa Berjalan

IMG_20160410_170324

Alhamdulillah, akhirnya setelah 1 tahun 3 bulan ghaisan bisa berjalan. Sebenarnya beberapa minggu sebelumnya dia sudah bisa berjalan tapi masih sebatas 2-4 langkah. Tapi kalau sekarang sudah bisa melangkah dari ruang depan ke dapur  dan sebaliknya, walaupun kadang – kadang keseimbangan badannya belum 100 %. Foto di atas, ghaisan bersama mamanya saat refreshing di taman stapodea, sekitar jalan raya kebagusan.

Melihat ghaisan bisa berjalan tentu merupakan kebahagiaan tersendiri. Di bandingkan dengan beberapa teman seangkatan ghaisan (maksudnya lahirnya di bulan dan tahun yang sama), dia agak telat 2-3 bulan untuk kemampuan berjalan. Tapi bila membaca buku – buku perkembangan anak dan juga mendengar sharing pengalaman dari beberapa teman kantor yang mempunyai anak usia di bawah lima tahun, kemampuan berjalan anak memang berbeda – beda dan normalnya bisa berjalan dari 9 bulan hingga 1,5 tahun. Jadi saat ghaisan belum bisa berjalan saat berusia setahun tentu tidak terlalu mengkhawatirkan. Karena hanya tinggal menunggu beberapa bulan lagi untuk melihat dia berjalan dan akhirnya setelah 15 bulan ghaisan bisa berjalan.

IMG_20160410_170714 Ghaisan saat belajar berjalan

Naluri alamiah seorang manusia (bayi) bekerja sangat baik untuk ghaisan. Dari awal telungkup, belajar merangkak, belajar berdiri hingga berjalan semuanya berjalan alamiah dan normal apa adanya tanpa ada latihan khusus. Kadang lucu melihat dia merangkak sambil mencoba mengangkat pantatnya untuk berdiri. Tapi kadang salut juga ama nih anak, berkali-kali jatuh tapi bangun terus mencoba lagi haha…naluri alamiyah seorang bayi. Dinding – dinding rumah kontrakan kami menjadi tempatnya berpegangan kalau sedang berdiri, termasuk pada daun pintu.

IMG_20160320_103612Ghaisan merangkak sambil belajar berdiri menggunakan pintu 🙂

Terkadang ghaisan belajar berjalan dengan berpegangan pada motor yang di parkir di depan kontrakan kami. Agak sedikit khawatir sebenarnya karena takut jangan sampai kepalanya terantuk badan motor, tapi alhamdulillah disaat dia jatuh tangannya langsung sigap berpegangan pada badan motor. Di lain waktu juga dia belajar berjalan dengan cara berpegangan pada saya atau mamanya. Jadi tangannya berpegangan pada tangan saya atau mamanya sambil berjalan pelan – pelan hehe…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s